beberapa bulan yang lalu, sekitar bulan oktober atau november -entahlah gue lupa, gue dan temen-temen seangkatan gue dipaksa sama para panita Malam Kreativitas -yang diketuai oleh gue, buat nampilin teater di salah satu acara mereka. teater yang kita dapet adalah lakon "Mencari Keadilan" karya Bertolt Brecht yang diterjemahin sama alm. W. S. Rendra. sumpah, ini adalah teater yang super duper ribet dan sulit karena bercerita tentang kegalauan seorang hakim tentang masalah antara orang NAZI sama Yahudi, dimana si hakim yang diperanin sama Anggung, dibujuk sama berbagai macam mahluk yang berusaha nutupin kebenaran, kaya Inspektur NAZI yang nyebelin, yang diperanin sama Anto. Hakim senior yang pinter tapi masa bodo-an banget oleh Ardian. Pembantu yang wise oleh Arfin. Bodyguard Hakim oleh Tony. dan ada Jaksa yang pinter tapi licik dan flamboyan yang diperanin oleh Robert, alias gue.
 
persiapan buat teater ini cukup sulit. naskahnya lakon ini tu termasuk panjang dan kata-katanya susah karena ada beberapa bahasa jerman yang susah banget dilafalin pake lidah anak ga gaul kaya gue. jadi intinya, susah buat ngapalin itu naskah. selain hafalin naskah, gue dan temen-temen juga harus nyiapin podestika, lighting, sound, kostum, dsb. pokoknya ribet. untung sang sutradara, Raymon, orangnya canggih banget. masalah seribet itu dia bisa selesaikan dengan gampang dan organizing yang cakep parah. ga heran teater kita pas di puncak MK diumumkan sebagai yang terbaik dari antar semua angkatan.
 
sebenernya gue mau share foto-fotonya, cuma ternyata masih ada di asrama, jadi ga bisa.. sori

Komentar

Postingan Populer