Mengenal Yesus Kristus dalam Warta Pejanjian Baru

ini adalah sebuah ringkasan buku dengan judul yang sama, yang saya baca liburan kemarin. enjoy it


Ringkasan :
            Pernahkah kita bertanya-tanya, ”Siapakah Yesus yang sebenarnya”. Ada yang mengatakan bahwa Yesus adalah Kristus, ada pula yang mengatakan Yesus adalah Tuhan, lantas ada pula yang mengatakan bahwa Yesus adalah Mesias. Pertanyaan selanjutnya yang muncul ialah, ” Mana yang benar?”.
            Pada dasanya memang sulit untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebab pada dasarnya yang ditanyakan adalah suatu misteri yang sifatnya adalah kontinuitas. Adalah Kristologi yang mampu mencoba untuk menjawab itu semua. Kristologi adalah salah satu cabang ilmu teologi yang mencoba menjelaskan dimanakah peran Yesus sejatinya dalam hidup beragama,khususnya agama Nasrani.
            Dalam perjanjian baru, Yesus digambarkan pula dengan berbeda-beda. Ada yang menyebutnya rabi, ada pula yang menyebutnya Anak Allah, dan semacamnya. Hal ini terjadi karena perjanjia baru merupakan kumpulan kitab-kitab yang setiap kitabnya ditulis oleh pribadi dan sudut pandang yang berbeda pula.. hal ini tidak lepas dari posisi Yesus yang sejatinya adalah seorang tokoh sejarah.

Siapakah Yesus?
a. Yesus sebagai Mesias         
            Yesus adalah seorang Yahudi. Pemikiran dan cara hidupnya tidak jauh berbeda dengan adat orang Yahudi sendiri. Dalam sejarah umat Yahudi, ada kepercayaan dimana suatu saat umat Israel akan dibebaskan oleh Yang Diurapi. Umat Israel pada dasarnya beranggapan bahwa Mesias adalah mereka yang berasal dari keturunan Daud dan kelak akan membebaskan umat Israel melalui jalan perang, sebagaimana Daud dulu bertindak. Bisa dibilang Mesias dalam pandangan umat Israel saat itu adalah orang yang kelak akan membebaskan mereka dari krisis hidup saat itu.
            Namun dalam perjanjian baru, istilah Mesias agaknya berbeda dengan Mesias orang Israel. Mesias adalah dipercaya yang akan membebaskan umat manusia dalam belenggu dosa. Perjalanan melalui pembebasan tersebut tidak dilakukan gemilang seperti panglima perang di medan perang, namun lebih pada pengorbanan diri untuk sesama.

b. Yesus sebagai Kristus
            Dari keseluruhan Perjanjian Baru, gelar inilah yang paling populer. Sebenarnya gelar ini adalah gelar warisan dari Perjanjian Lama, sebab Kristus adalah hampir sama artinya dengan Mesias, Yang Diurapi.
            Yang menjadi persoalan adalah bagaimana umat Nasrani menjelaskan bahwa Yesus yang mati di kayu salib adalah Kristus. Mungkin jawabannya adalah berkat rasa syukur bahwa Yesus bangkit setelahnya, sehingga para pengikut Kristus bisa menjelaskan pengakuan dari imannya

c. Yesus sebagai Anak Allah
            istilah ini sebenarnya berawal dari tradisi Hellenis, yang mengatakan bahwa (Anak Dewa), adalah para pahlawan, pembawa mukjizat. Mungkin hal ini bisa diambil karena Yesus memang digambarkan sebagai orang yang membawa anugerah bagi mereka yang tersingkir dalam karyaNya. Namun sebenarnya istilah ini dilatarbelakangi oleh kebiasaanYesus yang sering menyebut Allah dengan sebutan Bapa/ Abba. Hal ini mau menunjukkan adanya interaksi yang kuat dan hubungan batin yang erat antara Yesus dan Alla yang transenden tadi.

d. Yesus sebagai Tuhan
            dalam tradisi Hellenis, kata Tuhan ingin menunjuk pada artian tuan, majikan. Yesus sebagai Tuhan bukan pertama-tama ia dianggap sebagai Allah yang Esa. Namun lebih ingin menunjukkan sikap hormat dan taat orang Nasrani kepada Yesus setelah kebangkitannya. Dikatakan dengan sebutan ini, ingin menunjukkan adanya relasi yang kuat dan dinamis antara yang menyembah dan disembah
           
            Itulah beberapa istilah yang mampu dijelaskan dan menjelaskan siapakah Yesus yang sebenarnya. Sebenarnya masih banyak istilah yang biasa kita gunakan, dan hal itu tidak mampu menjawab semuanya. Sebab yang mampu menjawab siapakah Yesus sebenarnya hanyalah satu : Iman. Iman kita kepadanya yang berlandaskan rasa syukur akan kebangkitannya.
             

Komentar

Postingan Populer